Video Polisi Korup : Keramahan Indonesia Jelas - KaAzima

Azim: Life, Blog, Linux ER

ME (: Dev E Lover!

Video Polisi Korup : Keramahan Indonesia Jelas

Woyo mamen, apa kabar Anda semua dihari Jum'at yang Insyaallah berkah bagi kita semua kali ini? Semoga semuanya sehat dan dilancarkan rezekinya. Aminnn. Teriring do'a untuk orang tua dan sanak family yang sudah mendahului menghadap Sang Pencipta, semoga diberikan tempat terbaik disisiNya. Amin...

***

Langsung saja cap cis cus cin ke topik mengenai Video Polisi Korup : Keramahan Indonesia Jelas, disini saya hanya mengutarakan opini IMHO saja, masalah nanti harus dilakukan pembuktian kebenarannya jangan ditanyakan, karena ini murni merupakan opini saya pribadi.

Yang saya ketahui tentang masyarakat (bangsa) Indonesia sejak dahulu kala memanglah tipe masyarakat yang Welcome kepada semua tamu yang berkunjung ke negeri surga bocor ini. Baik itu tamu dari dalam maupun dari luar negeri. Mau ada orang dari Arab menyebarkan agama Islam sekaligus berdagang Welcome, mau ada orang dari China berdagang (bukan begadang) Welcome. Bahkan sangking ramah dengan Welcomenya terhadap suku bangsa lain, sampai-sampai pada zaman dahulu mengalami penjajahan dalam kurun waktu yang lama oleh beberapa negara yang berbeda-beda. Karena itu tadi, Welcome, selamat datang dan selamat menjajah (bangsa) Indonesia.

Jika zaman dahulu keramahan (bangsa) Indonesia sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, kini mungkin sifat ramah yang melekat pada bangsa ini harus dipertanyakan eksistensinya. Bagaimana mungkin bangsa yang mempunyai keramahan bahkan kepada orang dari suku bangsa lain melakukan aksi pembakaran karena kalah dan karena kekalahan tersebut terindikasi kecurangan dalam pilkada? Belum lagi pada negara yang katanya negara hukum ini sudah tidak lagi memiliki keramahan hukum bahkan kepada mereka yang sudah berada dalam lp (lapas : Lapas Cebongan) yang menurut ketentuan hukum harus dijaga keamanannya selama dalam lapas.

Tapi, Ulala... pertanyaan mengenai eksistensi keramahan (bangsa) Indonesia di era sekarang ini nampaknya terjawab oleh video berikut. Monggo dilihat dulu :



See...? Yap, dalam video dengan judul Polisi Korupsi di Bali / Corruption police in Bali ini dengan sangat jelas memperlihatkan betapa keramahan (bangsa) Indonesia masih lestari hingga saat ini. Pada video yang berdurasi sekitar 4:49 menit yang dibuat oleh seorang penulis asal Negeri Belanda menggunakan kamera tersembunyi tersebut berhasil membuktikan keramahan (bangsa) Indonesia, dalam hal ini Keramahan Polisi Lalu Lintas (Polantas) Indonesia.

Abstrak dari video diatas kira-kira seperti ini :
Seorang turis asal Belanda mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm. - Seorang petugas Polantas yang berjaga menghentikan turis tersebut. - Didalam pos Polantas, turis diberikan informasi terkena tilang dengan denda pada negara sebesar Rp 1.200.00,00 dan membayar pada pengadilan. - Tetapi, karena petugas Polantas yang berjaga masih melestarikan BUDAYA RAMAH, diberikanlah alternatif untuk hanya membayar Rp 200.000,00 tanpa melalui pengadilan. - Deal, pembayaran selesai, turis dilepaskan. - Ketika akan meninggalkan pos, petugas menanyakan tujuan turis tersebut. - Ingin membeli bir kata turis yang baru saja terkena tilang. Dan sekali lagi, diperlihatkan BUDAYA RAMAH dari petugas polisi yang terekam dalam video. - Uang Rp 200.000,00 dibelikan bir senilai Rp 100.000,00. Dan akhirnya, bersulang bersama. - Kemana uang yang Rp 100.000,00? Untuk pemerintahan kata petugas Polantas tersebut dalam rekaman kamera.

Sekarang bagaimana? Apakah masih mempertanyakan keramahan (bangsa) Indonesia yang sudah sejak zaman nenek moyang dahulu masih lestari hingga kini atau tidak? Video diatas  (Video Polisi Korup : Keramahan Indonesia Jelas) memperlihatkan kerahaman (bangsa) Indonesia jelas (terpampang nyata cetar membahana).

Tetapi sayangnya, keramahan dalam hal melanggar aturan.

Bye... Selamat pagi Tanah Air Indonesia tercinta, selamat pagi Bangsa Indonesia yang ramah. Selamat berhari Jum'at. Cheersss...


11 Komentar untuk "Video Polisi Korup : Keramahan Indonesia Jelas"

keramahan yang disalahgunakan ya sobat?miris deh melihatnya

ya allah..kepada orang luar negeri saja seperti itu
lantas bagaimana dengan kita

kalo kata suami saya, keliatannya itu bule emang sengaja mancing2 si polisi (baca: ngetes) dengan sengaja ngabar2in kalo dia mau beli bir..

tapi ya tetep, kalo si oknum polisi ini bener, gak bakalan mau dia minum bir bareng.. padahal si bulenya udah ngomong: I ride, and you are police, sebagai gentle-reminder kalo they're not supposed to drink the beer.. tapi dasar oknum gelooo, haihhh malah ngomong kalo ada apa2 suruh panggil dia aja.. amit2..

Bener birokrasi yg payah! Dan saat ini gue lagi gak bangga jadi warga negara... ;-(

Hahah ... Polisinya pasti gak bisa tidur.
Nampang di youtube dan ditonton oleh ribuan orang.
Dampaknya, sebagai orang indonesia, kita ikut kena dampaknya -____-
Kampret banget!!!
Malu-maluin !!!

memalukan banget, hadudu ramah banget ya, sampe segitunya,,aiisshhh *tutup hidung* #eh *tutup muka* -___-

Memalukan. Mencemarkan nama baik Indonesia itu polisi

memalukan! puol! ngisin-ngisini..
ramah sama bodoh emang beda tipis ya-______-"

miris banget ya. keramahannya udah salah dipergunakan. tegas dikit gitu. dikit aja, yang penting tegas. harusnya polisi itu tolak ajakan bulenya dan harusnya polisi itu kembali bertugas. itu namanya polisi yang baik :D

inilah yg terjadi dijalanan jika kita tak mematuhi aturan la lin.

Tinggalkan opini Anda, untuk turut dalam postingan ini [komentar dimoderasi dulu].

Back To Top