Wisata Green Industry Semen Indonesia (III) - KaAzima

Azim: Life, Blog, Linux ER

ME (: Dev E Lover!

Wisata Green Industry Semen Indonesia (III)

Puas berfoto pada spot kedua, rombongan bis pertama dari Wisata Green Industry ini melanjutkan perjalanan ke tujuan sebenarnya: Bagian packing semen. Dibagian ini saya dibuat berdecak kagum. Mungkin teman-teman lainnya juga demikian. Bagaimana tidak, di Indonesia ini, terdapat kompleks bangunan yang menjulang tinggi dan terlihat sangat kokoh. Bahkan samar-samar saya dengar ada yang bilang kalau mereka seperti sedang tidak berada di Indonesia.

Bukan di Indonesia?
Bukan di Indonesia?
Backgroundnya Itu Lho... Langit Biru!
Backgroundnya Itu Lho... Langit Biru!
Truk Dengan Beban Semen Dipundaknya...
Truk Dengan Beban Semen Dipundaknya...
Disekeliling kompleks pengepakan semen milik PT SI itu, saya dan peserta rombongan melihat bangunan-bangunan berbentuk silinder besar menjulang tinggi. Hampir seluruh bangunan dikompleks itu berwarna seperti warna semen. Maklumlah, selain mungkin memang dicat seperti itu, mungkin juga berdebu terselimuti debu semen yang “kabur” dari proses pengepakan. Hehe.

Langit Biru...
Langit Biru...
Tour guide kami bilang, PT SI sangat menghindari debu-debu yang kami lihat itu berterbangan. Katanya, melihat debu bertebangan seperti melihat uang berterbangan dihamburkan di udara. Soalnya PT SI adalah produsen semen, dan semen kalau dibiarkan terpisah akan menjadi debu yang dengan mudahnya diterbangkan oleh angin. Hal inilah yang membuat PT SI sampai harus menyediakan alat Elektrostatik (kalau tidak salah) untuk menangkap debu.

Terkadang Berdebu...
Terkadang Berdebu...
Ada catatan menarik pada tempat ini, dimana langit terlihat begitu cerah dan biru ketika itu. Berbeda dengan apa yang sering saya lihat pada dokumenter pabrik perusahaan, langit biru kemarin memperlihatkan kalau sepertinya tidak terjadi pencemaran udara yang diakibatkan oleh proses produksi pabrik PT Semen Indonesia.

Meskipun begitu, hal itu tidak sepenuhnya selalu benar. Yah, namanya juga buatan manusia tidak ada yang sempurna. Terkadang, ketika saya melintas dijalan utama lintas Merakurak - Kerek yang melewati PT SI, terasa sangat sesak didada karena udara disitu tercemari polusi. Terutama ketika arah angin ke arah selatan. Mungkin hal ini bisa menjadi masukan bagi pihak PT SI untuk lebih memberi solusi akan polusi udara yang “terkadang” mereka hasilkan.

Di kompleks pengepakan, saya memotret banyak objek unik yang bisa saya bagikan disini. Langit biru, bangunan kokoh tak tertandingi (seperti slogan PT Semen Gresik saja), kendaraan dengan tabung penyimpanan yang sangat besar, kendaraan tronton dengan tumpukan sak semen yang sangat banyak dan siap didistribisikan, hingga tentu saja objek diri saya sendiri dengan latar belakang bangunan kokoh milik PT SI.

Bangunan Kokoh Tak Tertandingi!
Bangunan Kokoh Tak Tertandingi!
Setelah dirasa cukup mengunjungi bagian pengepakan, seluruh peserta rombongan dari bis pertama diajak untuk melihat beberapa bagian lain dari pabrik semen PT SI di Tuban. Tanpa berhenti untuk berfoto-foto, seluruh peserta dari rombongan bis pertama hanya bisa melihat dan memotret apa yang mereka lihat dari dalam bis saja. Bagi yang duduk dipinggir kaca jendela, mudah saja bagi mereka mengambil foto. Sementara yang agak jauhan? Terima nasib sajalah, diingat-ingat saja kalau kalian pernah melihat bangunan itu!

Bagian Lain Dari PT SI Pabrik Tuban
Bagian Lain Dari PT SI Pabrik Tuban
Puas dengan kunjungan ke bagian pengepakan dan bagian lainnya diatas itu, rombongan dibawa keluar menuju ke kompleks gedung kantor baru yang ada dibagian depan untuk makan siang dan presentasi PT SI mengenai keramah lingkungan dan keramah manusiaan mereka. Pada perjalanan ini saya melihat spot pepohonan yang sangat rindang dan hijau. Selain itu juga terlihat sebuah stasiun pengisian bahan bakar gas yang tidak ada petugas pengisinya (mungkin self service).

Mas Whiz, Mas Zain dan Saya Ditengah
Mas Whiz, Mas Zain dan Saya Ditengah
Menuju Jalan Keluar Pabrik
Menuju Jalan Keluar Pabrik
Halaman 1 2 3 4

0 Komentar untuk "Wisata Green Industry Semen Indonesia (III)"

Tinggalkan opini Anda, untuk turut dalam postingan ini [komentar dimoderasi dulu].

Back To Top